G
N
I
D
A
O
L

Lepas 197 Wisudawan, Kepala Madrasah Fattah Hasyim Tekankan Pentingnya Akhlak dan Adaptabilitas Siswa

FH Media – Kepala Madrasah Fattah Hasyim, K.H. Mohammad Idris Djamaluddin, memberikan pesan menyentuh saat melepas 197 wisudawan dan wisudawati dalam prosesi Wisuda Purnasiswa XI yang digelar pada Ahad (26/04/2026). Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan mencapai titik purnasiswa adalah anugerah besar, namun sekaligus menjadi awal tanggung jawab baru bagi para siswa/i untuk menunjukkan akhlak yang mulia di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, kalian semua sudah sampai pada titik ini. Pesan saya yang pertama, kalau dulu karena masih belajar, maka nyantol itu biasa, ada nakalnya itu biasa. Tapi kalau nanti sudah pulang ke rumah, maka sudah tidak boleh lagi ada nakal, tidak boleh lagi ada mbeling,” tegas Kiai Idris di hadapan ratusan wali murid dan wisudawan yang memadati lokasi acara.

Lebih lanjut, Kiai Idris memaparkan pesan penting dari gurunya mengenai orientasi pendidikan. Beliau menjelaskan bahwa masa sekolah hingga sarjana merupakan tahap pembangunan fondasi, sehingga santri tidak perlu merasa terbebani untuk menguasai segala hal secara instan.

“Pendidikan sarjana itu masih basic, pendalaman kecenderungan itu ada di magister. Madrasah tidak berharap kalian bisa menguasai semuanya karena kecenderungannya berbeda-beda,” jelas beliau. Namun, beliau menggarisbawahi bahwa profil santri yang sesungguhnya adalah mereka yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman dan lingkungan.

“Santri itu ending-nya harus memiliki kemampuan adaptif. Kadang-kadang kalau di pondok diajarkan ilmu A, tapi ternyata di rumah yang dibutuhkan ilmu B, maka harus mau belajar lagi dan mampu melakukannya,” imbuhnya memberikan motivasi tentang pentingnya belajar sepanjang hayat.

Di momen yang penuh haru tersebut, Kiai Idris juga menyampaikan permohonan maaf serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikan. Mewakili seluruh dewan guru, beliau meminta maaf kepada para wali murid jika selama masa pendidikan masih terdapat kekurangan.

“Mungkin kami belum bisa memberikan yang terbaik kepada seluruh Ananda. Tapi saya yakin, insyaAllah segenap dewan guru sudah memberikan pikirannya dan waktunya untuk mendidik anak-anak sekalian. Maka dari itu, sekaligus saya ucapkan jazaakumullah ahsanal jaza’ kepada segenap dewan guru,” ucapnya tulus.

Menutup sambutannya, Kiai Idris menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Menurut beliau, pendampingan dan pelayanan terbaik dari yayasan telah menjadi pilar utama bagi kemajuan Madrasah Fattah Hasyim hingga bisa meluluskan generasi ke-11 ini dengan baik.