WhatsApp

Terima Studi Komparatif, MTs Fattah Hasyim Sambut Hangat Kehadiran MTs 1 Putri Annuqayah Sumenep

Suasana akhir pekan di Kampus 3 Madrasah Fattah Hasyim Bahrul Ulum Tambakberas hari ini, Minggu (31/5), terasa jauh lebih hangat dari biasanya. Pasalnya, hari ini Madrasah Fattah Hasyim kedatangan tamu istimewa dari ujung timur Pulau Madura, yakni rombongan MTs 1 Putri Annuqayah Sumenep.

Sebanyak 45 siswi beserta 14 guru pendamping hadir secara khusus untuk melaksanakan agenda Studi Komparatif. Pertemuan dua institusi pendidikan swasta ini menjadi momen berharga untuk saling berbagi inspirasi, khususnya dalam mengelola madrasah berbasis pesantren di era modern.

Rombongan tamu istimewa ini disambut langsung oleh jajaran pimpinan dan pengelola Madrasah Fattah Hasyim. Dalam momen penyambutan yang penuh kehangatan, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MTs 1 Putri Annuqayah Sumenep, Bapak Annas, S.Pd.I., menyampaikan maksud kedatangan timnya.

“Tentu kami ingin banyak belajar bagaimana kita sebagai sesama Madrasah Swasta mengelola lembaga dengan baik,” tutur Bapak Annas.

Semangat belajar tersebut disambut terbuka oleh Kepala Bidang Tata Usaha (TU) Madrasah Fattah Hasyim, Bapak Badrus. Beliau membagikan “resep” utama madrasah dalam menjaga keseimbangan antara tradisi pesantren dan tuntutan akademik nasional.

Menurut Bapak Badrus, kekuatan utama Madrasah Fattah Hasyim ada pada komitmen menjaga cita-cita pendiri. “Madrasah Kami, sebagaimana yang dicita-citakan pendirinya, itu bisa meramu bagaimana agar pelajaran pondok dibawa ke madrasah dan anak-anak tetap mendapatkan ijazah umum,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa hampir seluruh mata pelajaran agama menggunakan pengantar kitab kuning. Untuk menjaga fokus siswa, materi umum yang diajarkan dipadatkan pada empat mata pelajaran pokok: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, dan Matematika. Nilai tawar inilah yang memastikan lulusan Fattah Hasyim piawai membaca dan menerapkan ilmu kitab kuning, sekaligus mengantongi ijazah umum yang diakui negara.

Setelah sesi diskusi mendalam antar-bidang yang berlangsung interaktif, agenda dilanjutkan dengan campus tour. Rombongan siswi MTs 1 Putri Annuqayah diajak berkeliling melihat langsung fasilitas madrasah, mulai dari ruang guru, kelas, kantin, koperasi, hingga perpustakaan.

Area perpustakaan rupanya menjadi primadona bagi beberapa peserta. Kenyamanan ruang literasi ini diakui langsung oleh Najwa Anna, salah satu siswi peserta studi komparatif.

“Aku paling suka saat mengunjungi perpustakaan. Ruangnya nyaman, bukunya lumayan banyak, dan dingin,” ungkap Najwa dengan raut wajah gembira.

Tak berhenti di situ, perhatian rombongan juga tersita saat melewati area Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Di area tersebut, terpajang dengan rapi di dalam etalase kaca sekitar 45 buku karya siswa-siswi kelas akhir Madrasah Fattah Hasyim. Deretan karya tersebut menjadi bukti bahwa selain mengaji, siswa/i madrasah juga mampu memproduksi karya akademis yang berkualitas dan terdokumentasi dengan apik.

Kunjungan istimewa hari ini pun ditutup dengan sesi ramah tamah, tukar menukar cinderamata, dan sesi foto bersama. Kedatangan MTs 1 Putri Annuqayah Sumenep hari ini merupakan langkah konkret dalam merajut ukhuwah dan memajukan pendidikan madrasah swasta di Indonesia. (Maulana/Red.)