FH Media – Mengawali KBM semester genap, jajaran pendidik Madrasah Tsanawiyah Aliyah Fattah Hasyim berkumpul dalam Rapat Dewan Guru Semester II Tahun Ajaran 2025-2026, Sabtu (03/01). Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi capaian semester lalu sekaligus mematangkan strategi pembelajaran di semester genap.
Koordinator Bidang Kurikulum, H. Miftahul ‘Ulum, SH, M.Pd., dalam paparannya menggarisbawahi pentingnya manajemen kelas yang disiplin. Salah satu poin yang menjadi perhatian serius adalah regulasi perizinan guru. Madrasah mewajibkan adanya sistem back-up dari guru serumpun atau koordinasi melalui MGMP jika terdapat guru yang berhalangan hadir.
“Kita tentu ingin memastikan bahwa anak-anak di kelas bisa keramut (terawat dengan baik),” tegas H. Miftahul ‘Ulum. Komitmen ini diambil agar hak belajar siswa tetap terpenuhi meski guru utama sedang berhalangan.
Selain itu, aspek digitalisasi melalui Sistem Informasi Madrasah (SIM) terus diperkuat. Keaktifan siswa kini dipantau secara real-time, termasuk adanya menu khusus untuk catatan taftisyul kutub (pemeriksaan kitab) sebagai ciri pendidikan madrasah. Evaluasi semester ini pun digeser untuk tidak terpaku pada angka di rapor saja, tapi juga mencakup ketertiban, kebersihan, hingga pemeliharaan fasilitas kelas.
Menanggapi laporan kurikulum, Kepala Madrasah memberikan arahan yang menyentuh integritas seorang pendidik. Beliau memberikan apresiasi atas keterbukaan data kehadiran guru, namun juga memberikan catatan kritis bagi guru yang memiliki angka ketidakhadiran tinggi.
Dalam sesi muhasabah, beliau menekankan bahwa esensi seorang pendidik adalah konsistensi. Kesibukan di luar madrasah tidak boleh menjadi alasan lunturnya komitmen mengajar.
“Laki-laki yang baik itu akan terlihat ketika dia sudah diberi tanggung jawab. Begitupun sebaliknya, laki-laki yang tidak baik akan tampak ketika ia sudah dikasih tanggungjawab,” ujar beliau dengan lugas, mengingatkan bahwa jabatan dan amanah adalah ujian karakter.
Beliau juga mengingatkan para guru agar tidak instan dalam melihat hasil mendidik siswa. “Semua itu proses. Anak di pondok setahun-dua tahun mungkin belum kelihatan bagusnya, justru akan terlihat ketika dia sudah dewasa nanti,” tambahnya.
Menutup rapat tersebut, pimpinan menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh wali kelas dan staf atas soliditas yang terjaga sejak hari pertama semester.
Dengan semangat “makin baik dan makin baik lagi”, MTs-MA Fattah Hasyim optimistis dapat menjalani semester kedua dengan performa yang lebih unggul, demi mencetak generasi yang berakhlak, berkualitas dan kreatif.
